Catatan Kemenangan Besar Permainan Judi Di Las Vegas

Catatan Kemenangan Besar Permainan Judi Di Las Vegas

Catatan Kemenangan Besar Permainan Judi Di Las VegasLas Vegas menjadi salah satu pusat perjudian yang ada di Amerika Serikat. Salah satu daerah yang ada di Nevada ini bahkan tidak hanya menjadi salah satu sentral perjudian di negara tersebut, tapi bahkan menjadi pusat perjudian bagi para pemain judi dari berbagai negara. Tidak heran bila Las Vegas menjadi salah satu surga perjudian. Namun, ini tidak berarti bahwa cahaya yang ada di tempat ini selalu bersinar terang. Ada kalanya sinar gemerlap di pusat perjudian ini menjadi remang-remang. Hal ini terjadi setidaknya sepanjang tahun ini. Di tengah pandemi COVID-19, Amerika Serikat berjuang keras untuk mengendalikan dan menahan penyebaran virus. Kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah di negara-negara bagian pun akhirnya berimbas pula pada perjudian.

Di masa pandemi ini, berbagai aspek mendapatkan imbasnya. Penurunan dicatatkan di berbagai bidang, dan terutama ekonomi. Perjudian tidak luput dari hal ini. Ini pula yang dialami oleh kasino-kasino yang ada di Las Vegas serta di negara bagian Nevada. Bahkan, saat diterapkannya pembatasan dan karantina, kasino harus ditutup sementara salama beberapa bulan, khususnya di bulan April dan Mei. Barulah di bulan Juni, kasino bisa kembali beroperasi. Di masa penutupan ini, bahkan kasino hanya mampu mencatatkan keuntungan sekitar 3 juta dollar saja, yang mana biasanya pendapatannya bisa lebih dari 300 juta dollar. Penurunan signifikan ini tentu menjadi hantaman tersendiri. Beruntungnya, ada akses judi online yang membuat perjudian masih bisa bertahan walau tidak sepenuhnya mudah.

Namun, catatan buruk ini berangsur membaik setelah pemerintah Nevada membuka kembali akses untuk berbagai tempat agar beroperasi. Kasino pun mendapatkan kembali angin segar di bulan Juni. Puncaknya, di bulan Oktober ini, kasino-kasino Las Vegas mencatatkan hasil mencapai 375,8 juta dollar. Ini merupakan kemenangan terbesar yang dicatatkan oleh kasino-kasino selama durasi hampir satu tahun ini. Tiga permainan judi utama yang berperan penting adalah mesin slot, blackjack, dan juga baccarat. Selain tiga ini, ada juga sportsbook atau judi olahraga. Untuk mesin slot sendiri, setidaknya uang dari para penjudi yang masuk mencapai 656,8 juta.

Meski demikian, pencapaian ini rasanya tidak akan bisa kembali terulang. Bahkan, bisa jadi kondisi akan memburuk setelah pemerintah negara bagian Nevada melalui Sisolak mengeluarkan kebijakan baru untuk menghadapi masa pandemi yang masih belum berakhir ini. Setidaknya dalam tiga minggu ke depan, kasino dan restoran yang ada di Nevada harus membatasi kapasitas pelanggannya sebesar 25%. Angka ini setidaknya separuh dari kebijakan sebelumnya yang hanya membolehkan kapasitas 50%. Dengan semakin ketatnya pembatasan ini, tentu dampaknya akan sangat besar. Bahkan, penduduk California pun mengalami hal yang tidak lebih baik. Kebijakan baru menetapkan bahwa masyarakat harus ada di rumah dari jam 10 malam hingga 5 pagi.

Hal ini pun mendapatkan tanggapan keras dari Carolyn Goodman selaku orang yang bertanggungjawab di pemerintahan kota Las Vegas. Goodman mengatakan bahwa kebijakan tersebut akan menghancurkan kotanya, dan bahkan dia menyebut Sisolak sebagai seorang diktator. Hal ini tentu bukannya tanpa alasan. Las Vegas hampir secara dominan dipengaruhi oleh kehidupan kasino dan perjudian yang ada di dalamnya. Dengan penetapan kapasitas maksimal yang hanya mencapai 25%, tentu ini akan mempengaruhi kegiatan yang ada di kasino. Ini tentu akan berdampak pada pendapatan yang didapatkan dari sektor pajak dan bahkan bisa berpengaruh pada tingkat kebahagiaan dari masyarakat yang ada di kota ini.

Categories:

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *